Aku lihat ibu itu, sugul.....
seperti penuh beban diatas bahunya....
aku tenung mencari apakah bebanan itu...
mata bertentangan....
aku sorok pandangan aku
aku alih entah kemana akupun tak tahu
aku jeling lagi kearahnya
inginkan kepastian....
jelas terpancar keperitan diwajahnya...
dalam mencari jawapan itu
matanya bertentangan merenung tepat kedalam mataku
aku gagap, aku terkedu
hanya senyuman yang aku lihat dari bibirnya
MENGAPA???
hati kecilku lalu berbisik halus
Terpesona. Telingaku lalu menangkap kata itu
seperti memahami hatiku berbisik
lalu aku mendapat jawapan itu
"tiada apa yang lebih perit yang berlaku pada
"tiada apa yang lebih perit yang berlaku pada
setiap manusia itu melainkan kita kehilangan
kasih sayangNYA, ujian TUHAN bukanlah
apa2pun melainkan kita tidak mampu"
No comments:
Post a Comment